Bojonegoro Pasang PJU Tenaga Surya dan Listrik Konvensional

Bojonegoro.click – Proyek pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) ternyata mengedepankan ramah lingkungan. Pemasangan lampu PJU mengikuti perampungan proyek peningkata jalan cor. Tahun ini (2020), sebanyak 3.600 titik pemasangan titik baru lampu PJU. Setiap unit lampu PJU yang telah terpasang tersebut tetap didominasi aliran listrik konvensional dari PLN.

Sedangkan listrik tenaga surya hanya digunakan di titik-titik yang memang belum teraliri listrik PLN. “Contohnya seperti PJU yang berada di jalan arah ke Kahyangan Api tersebut pakai tenaga surya dan beberapa titik kawasan hutan juga memakai tenaga surya. Sisanya tetap didominasi dengan listrik konvensional dari PLN.

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro memastikan adapun jenis lampu yang dibeli melalui e-katalog ialah lampu light emitting diode (LED) 90 watt. Bahwa lampu LED dengan daya 90 watt setara dengan lampu biasa dengan daya 250 watt. Cahaya lampunya juga lebih terang dan lebih hemat energi.

Terkait kriteria pemasangannya, tiap lampu PJU tersebut akan dipasang dengan jarak 40-50 meter dengan tinggi tiang sekitar 7 meter. Jadwal pemasangan lampu PJU juga menyesuaikan dengan proyek peningkatan jalan cor. Ada yang dipasang setelah jalan cor jadi, ada juga yang dikerjakan secara bersamaan.

Disamping itu, acuan pemasangan lampu PJU sudah diatur dalam Permenhub Nomor PM 27 Tahun 2018 tentang Alat Penerangan Jalan. Hingga, spesifikasi lampu PJU, sekaligus tiang, serta pemasangan, hingga pemeliharannya sudah didalam permenhub tersebut.