Bojonegoro Semakin Modern, Pemanfaatan Kawasan Eks Tanggul Jalan MH Thamrin

Bojonegoro.click – Bangunan di kawasan eks tanah tanggul Jalan MH. Thamrin telah diratakan. Nantinya, jalan kawasan ini direncanakan akan diperlebar dan dibuat ruang terbuka hijau (RTH).

Bangunan-bangunan yang berada pada tanah eks tanggul Bengawan Solo Jalan MH. Thamrin telah ditertibkan. Proses penertiban berlangsung secara mandiri dan ada juga yang dilaksanakan oleh Pemkab Bojonegoro.

Kepala Dinas (Kadin) Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro Tedjo Sukmono mengatakan, rencana ke depan memang jalan akan diperlebar.

“Ke depan tanah eks tanggul akan ditata kembali dan dimanfaatkan sebagai RTH dan sarana penunjang lainnya, karena nantinya kawasan eks Tanggul akan menjadi icon baru di Kabupaten Bojonegoro dan jalan MH Thamrin akan menjadi jalan alternatif pemecah kepadatan pada jalur akses utama dalam kota,” tuturnya.

Sementara, untuk keterlibatan PU SDA terkait avoer atau saluran terbuka untuk menampung pembuangan rumah tangga di sekitar kawasan. Nantinya, pengerjaan kawasan eks tanah tanggul akan melibatkan lima satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas PU Cipta Karya, Dinas PU Bina Marga, dan Dinas Perhubungan.

Kabid Operasional dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) DPU SDA Kabupaten Bojonegoro David Yudha Prasetya menjelaskan, kawasan eks tanah tanggul Jalan MH. Thamrin ini akan diperlebar sepanjang 1.308 meter sedangkan lebarnya bervariatif. Pelebaran jalan melibatkan tiga kelurahan dan satu desa. Satu desa yang terlibat Desa Kauman, sementara tiga kelurahan lainnya yaitu Kelurahan Ledok Kulon, Ledok Wetan, dan Kelurahan Klangon.

“Lebarnya bervariatif, mulai depan Polres sampai dengan Gang Mawar rata-rata kurang lebih 6 meter dan Gang Mawar sampai Jalan Letda Suradji kurang lebihnya antara 7 meter sampai dengan 15 meter. Untuk pengerjaan direncanakan mulai 2022,” jelas David. [cs/*]