Diskusi Konten dan Data, Tim Website Sekretariat Pansus DPR RI Kunker ke Bojonegoro

Tim Website Sekretariat Pansus DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Pemkab Bojonegoro, Rabu (9/2/2022). Kunjungan ini dalam rangka mendapat masukan terkait penyempurnaan Website Pansus DPR RI.

Kunjungan Tim Website Sekretariat Pansus DPR RI disambut oleh Tim Dinas Komunikasi dan Informatika di Ruang Command Center gedung Pusat Informasi Publik Jl. AKBP M. Soeroko.

Kabag Sekretariat Pansus DPR RI Endah Sri Lestari menyampaikan bahwa kunjungan ini dimaksudkan untuk mendapatkan data dan informasi, saran serta masukan secara langsung terkait pengembangan dan pengelolaan website. Hasil kunjungan kerja nantinya akan digunakan sebagai bahan penyempurnaan website pansus DPR RI.

“Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu tujuan tim sekretariat pansus karena tahun 2021 sebagai kabupaten terinovatif tingkat nasional (Innovative Government Award/ IGA),” terangnya.

Endah menjelaskan selain mendapatkan informasi terkait pembangunan atau pengembangan website, Tim Website Sekretariat Pansus DPR RI juga ingin mengetahui informasi mengenai pengelolaan konten dan data pada website. Hasilnya nanti sebagai rekomendasi sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan website pansus DPR RI.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Teknologi Informasi dan Komunikasi Dinas Kominfo Bojonegoro Sutrisno menjelaskan bahwa website bojonegorokab.go.id yang saat ini ada merupakan hasil redesain website yang dilaksanakan pada tahun 2020 yang juga direncanakan sebelumnya melalui kerangka acuan kerja.

“Proses re-desain website dimulai dari perancangan proses bisnis meliputi alur kerja, isi materi dan desain tampilan/ fronted website,” ucapnya.

Sutrisno juga menjelaskan untuk proses re-desain  dikelola oleh Bidang Layanan E-Government kemudian untuk pengelolaan konten website saat dikelola oleh Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik.

Dalam pengelolaan dan pengembangan website, kata dia, tidak terlepas dari adanya kendala yakni dengan semakin berkembangnya dunia teknologi informasi berbanding lurus dengan kerentanan yang ditimbulkan pada produk-produk digital.

“Maka dibutuhkan adanya update knowledge baik dari SDM Pengelola dan Fronted pada aplikasi website yang saat ini ada,” pungkasnya.