Pembangunan Bendungan Sekaligus Wisata Baru Bojonegoro, Akan Dimulai Tahun Ini

Setelah Jembatan LuMe (Luwihaji-Medalem) yang menghubungkan Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Blora, Kini Bojonegoro Kembali akan bekerjasama dengan Kabupaten Blora kembali, ditambah ikatan Kerjasama kali ini juga akan  menggandeng Kabupaten Ngawi dalam Pembangunan Bendungan Karangnongko.

Seperti yang disampaikan oleh Bupati Terpilih Kabupaten Blora, Arief Rohman pada Minggu (14/2/2021) bahwa dibangunya Bendungan Karangnongko tersebut selain untuk pengairan juga untuk tempat wisata, karena Bendungan ini melintang diantara Tiga Kabupaten.

Terbukti, Dalam postingan singkatnya, Rabu (24/2/2021), Bupati Perempuan Pertama di Bojonegoro, Ibu Anna Muawanah mengunggah video berdurasi 1 menit 53 detik. Video tersebut menggambarkan rencana pembangunan Bendungan Karangnongko yang di desain dengan gaya arsitektur modern, dilengkapi area parkir yang luas namun tak meninggalkan suasana alam. Yang lebih menarik, dalam video berisi rencana pembangunan juga terdapat bangunan unik yang akan digunakan sebagai museum.

Postingan tersebut membuat yakin para netizen (sebutan untuk pengguna media social), sebab postingan tersebut dilengkapi dengan keterangan tulisan “Bendungan Karangnongko Bojonegoro . Pengendali banjir, kecukupan air pertanian dan kecukupan air untuk explorasi Migas , 2021 rencana akan di mulai.

Netizen pun menyambut positif dengan berbagai komentar, seperti yang di tuliskan oleh pengguna akun @dinanabila196 “Jadi tambah betah aja di bojonegoro yang semakin modern bu <3”, juga akun @faqih.bjn “wow… membayangkan Bojonegoro th 2023”. Tanggapan-tanggapan para netizen terpantau sangat responsif dan juga mendukung pembangunan Bendungan sekaligus Wisata Baru yang akan mulai digarap tahun ini.