Pemkab Siapkan Tempat Baru Pedagang TBS

Bojonegorokab.go.id – Pemkab Bojonegoro serius menata kota lebih modern, sebagai langkah mengatasi banjir langganan di tengah kota, akan dilakukan normalisasi dan sodetan kali afvour, beberapa pedagang kaki lima (PKL) di Taman Bengawan Solo (TBS) dan di lahan saluran air akan ditempatkan di Pasar Kota Baru dan Pasar Wisata Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menuturkan, ada beberapa informasi yang diketahui masyarakat, di antaranya penataan TBS ( utara pasar) fungsikan semula yaitu menjaga erosi garis bengawan.
Kemudian PKL akan dialihkan pasar kota baru dan pasar wisata Bojonegoro. “Dua pasar itu saat ini progres penyelesaian,” tuturnya.

Bu Anna menambahkan, di sepanjang Jalan MH Thamrin, Jalan Gardu Shuto, dan Jalan Mas Mansur akan ditunjang penataan PKL dan ruang terbuka hijau (RTH). “PKL di Jalan Hayam Wuruk juga akan ditata,” tandasnya.

Bu Anna menambahkan, sodetan ke sungai afvoer lewat Jalan R Hartono untuk mengurangi genangan air, karena daratan kauman dan sekitarnya rendah.
Kemudian pasar hewan pindah di Desa Kedungbondo Kecamatan Balen. “Eks pasar hewan untuk parkir dan RTH dan penunjang pasar wisata,” jelasnya.

Bu Anna menjelaskan, penataan juga akan dilakukan di Jalan Lettu Suwolo dan sekitarnya, sesuai targetnya sanitasi tuntas tahun ini.
Program atap lantai dan dinding untuk rumah tidak layak huni ( RTLH ) atau bedah rumah 2022 tuntas. “Bantuan sambungan listrik 450 watt tuntas,” tegasnya.

Untuk meningkatkan produktivitas pertanian, tahun depan penyediaan air baku dan air pertanian, rencananya waduk pejok mulai di persiapkan pembangunan
Kemudian pemantapan irigasi tersier dan sekunder sektor pertanian juga akan dimaksimalkan.