Rehab Aladin, Setiap Tahun Alami Peningkatan untuk Pemerataan Pemukiman

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus gelontorkan bantuan untuk program atap lantai dinding (ALADIN). Di 2021, total pengerjaan sebanyak 3.924 unit. Hingga kini, pengerjaan terus berjalan. Tuntas 100 persen kurang lebih 1.800 unit.

Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman (PKP) Cipta Karya Zamroni mengatakan, rehab rumah tidak layak huni (RTLH) merupakan salah satu program prioritas Pemkab Bojonegoro. Program Aladin tahun anggaran 2021, sebanyak 3.924 unit di 27 kecamatan. Progres hingga pertengahan September, pengerjaan tuntas 100 persen kurang lebih 1.800 unit. Sementara sisa 2.124 unit sedang tahap percepatan pengerjaan.

“Sampai pertengahan September ini sudah kelar kurang lebih 1.800 unit. Agak sedikit kendala dengan adat tradisi masyarakat Jawa. Inshaallah sampai akhir tahun 2021 akan kelar target yang diharapkan. Untuk P-APBD 2021, sebanyak 1.500 unit. Anggaran per unit Rp 20 juta,” jelas Zamroni.

Program Aladin diperuntukkan bagi keluarga tidak mampu. Adapun syarat-syarat penerima bantuan program Aladin yaitu, warga Kabupaten Bojonegoro, warga yang sudah jompo atau tidak berpenghasilan, warga miskin (tidak berpenghasilan tetap), warga yang berpenghasilan per bulan di bawah rata-rata. Rumah yang tidak layak huni (reyot), tanah milik sendiri (ada bukti kepemilikan), tanah tidak bermasalah, serta tanah bukan milik desa, silir helo, PT KAI atau milik orang lain.

Sementara, untuk kriteria rumah yang akan dibangun yaitu atap sudah rapuh atau rusak berat, lantai masih tanah, dinding masih dari sesek atau gelam atau papan yang telah rapuh, kurang ventilasi udara dan cahaya. Adapun untuk ukuran bangunan rumah panjanganya 6 meter dengan lebar 4 meter, tinggi bangunan 3,18 meter serta atap dari asbes.

Terkait mekanisme, pengajuan RTLH melalui Pemdes. Pemdes berhak mengajukan proposal beserta kondisi rumah rumah penduduk yang bersangkutan dan identitasnya.

Adapun setiap tahun, program Aladin terus mengalami peningkatan. Di 2019 ada sebanyak 1.558 unit rehab. Di 2020, 3.743 rehab unit rumah. Peningkatan signifikan, pertanda pembangunan rehab untuk RTLH semakin merata di 28 kecamatan. [cs/*]