Semakin Produktif, Bojonegoro Terus Lakukan Pembangunan di Masa Pandemi

Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro terus melakukan pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bahkan, meski berada di masa pandemi, pembangunan di Bojonegoro terus berjalan. Hasilnya, banyak perubahan selama tiga tahun kepemimpinan Bupati Anna Mu’awanah.

Saat hadir di acara penguatan lembaga kemasyarakatan desa bagi pengurus RT/RW oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Bupati Anna menuturkan bahwa Pemkab sudah berusaha untuk mempercepat pembangunan. Pada tahun pertama fokus ke daerah pinggiran, dan hasilnya sekarang daerah-daerah tersebut sudah ada Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Termasuk jalan-jalan, kami sudah buka akses zona 4, artinya penopang ekonomi pertanian dan perdagangan sudah mulai tampak. Terbukti di saat covid-19 kabupaten lain pertumbuhan ekonominya minus 10, minus 8 ada yang minus 12, sedangkan Bojonegoro hanya minus 1,” tegas Bupati saat hadir di acara yang digelar di Balai Kelurahan Mojokampung Kecamatan Bojonegoro, Jumat (10/9/2021).

Hal tersebut terjadi karena Pemkab Bojonegoro mempercepat pembangunan yang ada di daerah. Dan saat ini mulai masuk Wilayah kota. Mulai 2020, diantaranya pembangunan pasar kota baru yang saat ini kiosnya tinggal 8 yang belum terjual atau tersisa. Pemkab juga menyiapkan pasar wisata Bojonegoro yang akan dibangun di samping pasar sapi. Selain itu juga ada pasar sapi yang akan dipindahkan di Desa Kedungbondo Kecamatan Balen.

“Setelah dipindahkan, lokasi saat ini akan dijadikan ruang terbuka hijau dan lahan parkir,” ungkapnya.

Masih dalam penjelasan Bupati Anna, Pemkab dengan dukungan warga terus melakukan pembangunan. Contohnya tanggul eks MH Thamrin yang tanahnya milik BBWS, telah dirapikan. Di lokasi itu, ada 79 kepala keluarga yang bersedia direlokasi tanpa adanya gejolak sosial.

Kini, jalan dari Taman Rajekwesi akan dilebarkan kurang lebih dijadikan 2 arah. “Kami tidak ada niatan untuk menggusur, karena saya yakin dengan kota bersih, kota indah Masyarakat juga menikmati semuanya, oleh sebab itu mohon dukungannya untuk menata Bojonegoro,” ungkap Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas PU SDA, Tedjo Sukmono menyampaikan Bupati Anna Muawanah memang konsisten dengan pembangunan daerah-daerah dan juga kota, khususnya pembangunan drainase.

“Ternyata dari pohon-pohon yang ditebangi karena menyumbat saluran drainase yang ada dulu, namun sekarang sebagian sudah disulap menjadi trotoar cantik,” ungkapnya.

Tedjo menjelaskan, Bupati yang dijuluki sebagai Ibu pembangunan Bojonegoro ini selalu turun ke lapangan langsung, diantaranya menyusuri 14 desa dan kelurahan untuk memantau pembangunan.

“Setelah melakukan penyusuran, beliau meminta perencanaan drainase sebaik mungkin. Mulai dari Ngrowo, Sukorejo, Karang Pacar, Ledok Kulon. InsyaAllah akan segera tertangani oleh Pemkab Bojonegoro atas arahan Ibu Bupati pada tahun 2021 ini,” pungkasnya. [map/aim]