Warga Sambut Gembira Pelebaran Jalan, Bupati Anna: Pembangunan Akan Terus Dilakukan

Bojonegoro – Proyek pelebaran jalan nasional yakni jalur Bojonegoro-Balen sepanjang 10 kilometer disambut gembira warga Bojonegoro. Karena pelebaran jalan mulai Tugu Selamat Datang Bojonegoro hingga Desa Margomulyo Kecamatan Balen akan memajukan perekonomian masyarakat.

Salah satu warga, Anto yang menyambut gembira pembangunan jalan tersebut menuturkan dengan pelebaran jalan, dapat memperlancar dan dapat mempercet pendistribusian dan pemindahan barang. Dengan kata lain bisa meningkatkan perekonomian dan bisa membawa kemajuan perekonomian Kabupaten Bojonegoro.

“Memperlancar lalu lintas angkutan barang, berefek pada peningkatan kegiatan perekonomian,” ungkapnya.

Pelebaran jalan Bojonegoro – Balen ini mimang sudah ditunggu-tunggu warga, karena selama ini warga yang menggunakan jalan tersebut sering terjebak kemacetan lantaran jalan yang sempit. Jalan tersebut kini diperlebar menjadi 10 meter, dari sebelumnya hanya 7 meter. Masyarakat juga berharap proyek pelebaran jalan bisa dilanjutkan hingga Kecamatan Baureno.

Warga lainnya, Mariska mengungkapkan bahwa dirinya ingin merasakan jalan lebar dan mulus dari ujung barat hingga ujung timur Kabupaten Bojonegoro. Sebab hampir setiap hari ia menggunakan akses jalan tersebut menuju tempat bekerja.

“Semoga pelebaran jalannya cepat dilanjutkan dan Bojonegoro bisa dikenal dengan Kabupaten yang memiliki jalan bagus,” tuturnya.

Selaras dengan harapan-harapan warga tersebut, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah melalui akun media sosial pribadinya menegaskan pembangunan jalan akan dilaksanakan secara bertahap dari tahun ke tahun.

“Saya akan menginformasikan awal, jika tidak ada halangan pelebaran jalan akan diteruskan tahun ke tahun,” jelasnya.

Menurut Bupati Perempuan Pertama Bojonegoro ini, pelebaran jalan dilakukan sebab kendaraan yang semakin padat dengan berbagai jenis kendaraan besar termasuk container dan truk gandeng, juga kemacetan yang semakin meningkat.

“Dengan pembangunan jalan panjang 10 km ini, diharapkan bisa mengurai dan meminimalisir beberapa persoalan tersebut,” ungkap Bupati Bojonegoro yang kerap disapa Buk’e ini. [aim]